Sepatu Roda

Atletik

Sepatu roda pertama kali digunakan di London, Inggris pada 1743 lalu.

Namun, saat itu, sepatu roda belum populer sehingga jarang ada yang memakainya.

Pembuat sepatu roda itupun belum diketahui sampai sekarang.

Nah, pada 1760, diciptakanlah sepatu roda pertama dengan roda yang terbuat dari logam berukuran kecil.

Pada 1819, sepatu roda pertama yang dipatenkan adalah sepatu roda milik M. Petitbled.

Model sepatu roda itu mirip dengan sepatu roda yang sekarang ini kita punya.

Pada 1823, seorang penjual buah bernama Robert John Tyers juga mematenkan sebuah desain sepatu roda.

Desain sepatu roda itu dinamakan Rolito dan memiliki lima roda yang dipasang berbaris di bagian bawah sepatu.

Fitur Gerakan yang Keren

Pada 1863, diciptakanlah sepatu roda dengan empat roda oleh James Leonard Plimpton.

Roda itu dipasang di depan dan di belakang masing-masing dua roda.

Ada bantalan karet yang dipasang pada sepatu roda ini supaya pemain bisa berbelok hanya dengan mencondongkan tubuhnya ke kiri atau ke kanan.

Pada 1876, sepatu roda berjenis toe stop pertama kali dipatenkan.

Toe stop adalah fitur di dalam sepatu roda yang bisa memudahkan pemain untuk berhenti.

Jadi, kita bisa berhenti hanya dengan menggerakkan bagian jari kaki.

Pada 1884, sepatu roda didesain ada baja bantalan untuk mengurangi gesekan.

Semakin lama, desain sepatu roda semakin bagus dengan manuver atau fitur gerkan yang keren.

Sampai saat ini, sepatu roda sudah populer di kalangan anak-anak dan remaja.

Tak hanya untuk bermain dan rekreasi, sepatu roda juga bisa digunakan sebagai olahraga yang dikenal dengan nama roller skate ata roller skating.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *